"Mama lagi nggak ada duitnya."
"Yaahh.. dulu kamu kan yang nggak mau kuliah? sekarang malah nyalahin mama kamu lg."
"Hehehe makanya sekarang aku mau kerja dulu cari uang, buat bayar kuliah."
"Nah iya kamu kan bisa kerja sambil kuliah ay."
"Yaahh.. dulu kamu kan yang nggak mau kuliah? sekarang malah nyalahin mama kamu lg."
"Hehehe makanya sekarang aku mau kerja dulu cari uang, buat bayar kuliah."
"Nah iya kamu kan bisa kerja sambil kuliah ay."
"Iya ay, soalnya kan dirumah kasihan ga ada yang bisa cari uang."
"Ya iyalah ay, cuma kamu doang yang bisa diharepin sama keluarga kamu."
"Iya itu dia makanya aku mau cari kerja. boleh ya? tapi bulan ini, ada motor aku langsung ngelamar kerja."
"Hah yah sudah terserah kamu saja."
"Haha bolehin tapi kayak terpaksa gitu sih."
"Nggak, kan aku sambil senyum ngomongnya jadi nggak ketauan nggak boleh."
"Hati tuh nggak bisa dibohongin ay. Iya nggak kok, nanti aja kalau kamu sudah masuk kuliah baru aku cari kerja." itulah akhir dari pembicaraan mereka, akhirnya apa yang Rasya takutkan, apa yang Rasya pikirkan semalaman berbuah hasil juga. Farry tidak marah dan tidak menolaka apa yang Rasya mau.
"Ya iyalah ay, cuma kamu doang yang bisa diharepin sama keluarga kamu."
"Iya itu dia makanya aku mau cari kerja. boleh ya? tapi bulan ini, ada motor aku langsung ngelamar kerja."
"Hah yah sudah terserah kamu saja."
"Haha bolehin tapi kayak terpaksa gitu sih."
"Nggak, kan aku sambil senyum ngomongnya jadi nggak ketauan nggak boleh."
"Hati tuh nggak bisa dibohongin ay. Iya nggak kok, nanti aja kalau kamu sudah masuk kuliah baru aku cari kerja." itulah akhir dari pembicaraan mereka, akhirnya apa yang Rasya takutkan, apa yang Rasya pikirkan semalaman berbuah hasil juga. Farry tidak marah dan tidak menolaka apa yang Rasya mau.
setelah kejadian itu hati Rasya terus bahagia hanya menunggu apa benar yang Farry bicarakan akan benar dia lakukan, jika memang iya itu berarti Allah memberi kesempatan dan jalan keluar untuk hubungan mereka. Farry masih ada niat untuk menjadi orang yang sukses dan bisa dibanggakan.Terima kasih Allah..
hingga tiba waktunya, Rasya sudah mulai masuk kuliah dan Farry segera mencari pekerjaan yang selama ini dia tunggu-tunggu. Farry berhasil diterima di tempat dia melamar dan bisa membantu keuangan keluarga nya, dia bisa mengumpulkan dana untuk biaya masuk kuliahnya. Namun dia tetap bekerja di tempat itu, kuliah sambil bekerja karena jika dia berhenti bekerja dia tidak akan bisa mendapat biaya untuk kuliahnya dan untuk kebutuhan keluarganya.
No comments:
Post a Comment