Sunday, February 17, 2013

The Day

YESTERDAY is my day.. yeaayyyyy. but.. i'm sad :"(
when someone special never make your day better in your best day
umm.. it's sounds too complicated

it happens in my day every year. yaahh.. mungkin gue yang terlalu banyak berharap atau memang dia yang ga peka. di hari ulangtaun gue yang pertama bersama dia, dia datang ke rumah gue ujan2an bawain gue bunga dan kado ulangtaun gue. in second year, nothing happen. in third year, nothing happen again. in fourth year, nothing. in fifth year, nothing. and now, same. selama 5 tahun lebih gue bersama dia hanya satu kali dan mungkin itu untuk yang pertama dan yang terakhir kali nya. sebenarnya gue ga minta dia harus ngasih gue 'benda-benda', mungkin terlalu berlebihan dan terlalu matre yah dan not me banget. yaahh.. gue cuma minta dia menganggap hari itu spesial, dan memperlakukan gue beda dari hari2 lain. gue juga ngerti keadaan dia, tp dia terlalu cuek, terlalu menyebalkan.

sekarang. dia cuma sibuk kerja dari pagi sampe satu jam sebelum keesokan harinya lagi. dari jam 8 pagi sampe jam 11 malem. and guess what, no time for me. for us. it's suck day. kalo gue bisa pilih gue milih hari 'itu' ga akan ada.

memang siihh.. selama ini gue ga pernah bilang keluhan gue ini ke doi, tapi ya menurut gue untuk apa bilang toh itu cuma bakal ngebuat gue rendah di mata dia, terkesan gue terlalu banyak mau, banyak berharap. hal-hal seperti itu buat para cewek kan ga harus dibilangin, harusnya di sadari oleh para pasangannya. kalo di bilangin yaa namanya ga surprise dongg jadi kayak bikin kita lemah aja di hadapan mereka.

tapi kalau ga dibilangin dia ga bakal sadar kalo gue pengen sesuatu yang lebih. dan bakal berlanjut terus sampai selanjutnya, selanjutnya, selanjutnya dan selanjutnya. dan yang stres itu gue bukan dia. kalau dibilangin apa iya bisa berubah atau tetep gini-gini aja?? hemmm-___-

padahal selama ini seharusnya dia tahu apa yang gue mau, seperti apa guue, bagaimana memperlakukan gue, bagaimana ngebuat gue seneng. saat dia ulangtaun gue selalu berusaha buat bikin dia bahagia. pernah suatu hari saat di hari ulangtaunnya dia harus berada di luar kota dan jauh dari gue, dan saat itu juga kita sedang bertengkar. keesokan harinya saat hari H, gue dengan bermodal nekat tanpa bawa handphone, tanpa tau alamatnya datang ke tempatnya. dan lucu nyaaa, dia justru ada di jakarta dan ga ngasih tau gue mau pulang hahaha gue ketawa dan malu rasanya, mau ngasih surprise tapi justru gue yang di surprisein. konyol banget emang..

di taun yang lainnya, gue buat prakarya sendiri untuk dia. gue ngumpulin teman-teman gue yang dia kenal untuk foto satu-satu sambil bawa kertas ucapan, dan semua nya gue bingkain. lambat laun gue menjadi bosan dengan apa yang gue lakuin, entah kenapa mungkin karena gue merasa hanya gue yang bersemangat dna dia pun ga pernah ngelakuin apapun untuk gue. dan setelah itu gue hanya membelikan dia kado jadi. mungkin kesannya gue terlalu berharap timbal balik, tapi errr.. siapapun juga bakal merasa hal yang sama seperti gue, just bored. like, it just me that trying to make him happy in "the day". satu-satu nya jalan ya gue harus menentukan apa ingin terima keadaan seperti ini terus menerus atau merubahnya hanya karena gue yang miinta. mari kita pikirkan itu terlebih dahulu..

okeeyyy, enough for this early morning. good morningg :)

Tuesday, August 14, 2012

:')


"I'M MAD AT YOU BECAUSE I LOVE YOU"
i love that quotes. that's one of my favorite quotes. hemm.. let me remember, that's from season 3 episode... oh no, i forget. wait a minute, i'll find it. aahh.. now i remember, that's from episode 14 "dangerous liaisons". do you remember, elena receive an invitation to a formal ball. the party is being hosted at klaus's newly renovated mansion. but i was disappointed what elena said after that. she said, "that's the problem" and damon was offended because elena's word. but. see, how care damon to elena. he's mad because elena has taken a big risk to harm herself.. poor damon :'(

Saturday, August 11, 2012

Double Infinity

what do you think guys???


yeaah.. that's right. that's double infinity from REVENGE. i'm also one of the fans of the revenge. it because my sister. when we still use cable tv she's always watch revenge, until my dad decided to stop cable tv. one day, she bought the DVD and.. i'm so curious what makes that film so interesting. after i finish the season 1, one word for revenge AMAZING ! thanks for my sister was recomended this movie. NOLAN ROSS i love youuuuuu.. really really like you. damn, why you so handsome.. 

Nail Art

i love use 'kutex'.. i was collect some colours, like soft pink, dark purple and plum baby. but i just use one colour. the first time i try nail art, in Johny Andrean training at Blok M Plaza. hemmm... awalnya gue bingung mau bentuk apa, alhasil si mbak nya nawarin bentuk dalmantion. okay, gue coba. andd.... tadaaaa inilah hasilnya


and.. this is the second nail art. made by myself :p ... i used soft pink and dark purple that i bought from face shop..


next time i'll try the other and unique motive

Friday, December 30, 2011

my mind

uummm.. okay, i dont know what i should to write. hemm.. actually it's about him, yes my boyfriend. we've got a big big big problem. and this is not for the first time, it was a thousand thousand times happened. and now, we got it, no solution, no solve, just complicated. and noowww... we are stuck, damn it. sebenarnya itu cuma masalah kecil, tapi karena gue nggak bisa ngikutin dan selalu terulang itu jad "BIG PROBLEM". well, gue udah nawarin solusi tapi kelihatannya dia gasuka. ditolak mentah-mentah. i know why he refuse it, because he say "I love you, and i can't. it just make me hurt. although a thousand times you hurt me i still love you, and i dont know why i cannot hate you." yeaah it;s so sweet, and a little bit "lebay" haha.. i'm glad to hear that, it prove her love it's pure and true.

okay, i'll explain what's my problem.. in a relationship always there an comittment. aanndd.. kita berkomitmen, no boys/women, gada keluar malem, no social network, and so many rules.. awalnya gue masih terima, gue masih bisa jalanin, walaupun yaah kebanyakan gue tetap ngingkarin. dulu, kita selalu berantem gara-gara kesalahn gue. gue ga pernah nepatin janji, selalu ngingkarin janji. daannn... akhirnya gue ngerti apa yang dia mau, dia mau gue jadi cewek seperti yang dia harapkan, yang dia suka, yang dia mau. yaah semacam itulah.. well, kedengarannya emang agak 'selfish' tapi gue ga bisa ngelawan itu. dia termasuk orang yang keras kepala, apa yang dia mau harus dilakuin, dan apa yang dia ucapkan ga bisa diubah. gue pernah bilang ke dia, kenapa gabisa terima gue apa adanya. daann.. dia bilang "apa salahnya kalo gue mau lo jadi yang terbaik, kalo emang itu positif kenapa ga? emang salah? selama ini gue ngerubah lo juga jadi positif bukan negatif. dan itu buat kebaikan lo sendiri." yah semacam itulah. doi juga agak sensitif jadi gue harus milih kata2 yang ga nyakitin dia. buat gue itu susah, karena gue termasuk orang yang asal, ceplas ceplos, apa yg ada diotak gue ya itu yg gue katakan.


okay, dan makin lama hubungan kita makin lama. seiring berjalannya waktu, gue ga begah dengan semua aturan itu. gue ga tahan.. kadang iri juga ngeliatin orang2 pacaran yang dengan bebasnya bisa temenan dengan siapapun, bisa pacaran di social network, like facebook, twitter. dia gamau dan ga ngebolehin gue punya facebook/twitter. waktu gue dikasih blackberry aja marah nya setengah mati dan dia nyuruh gue milih bb atau dia. eeuuhh, it's jerk. i dont like it, i cant choose, i think its abnormal. segitu posesifnya dia... yg membuat gue semakin lama gabetah. tapi apa boleh buat, gada yg bisa gue perbuat. ga mungkin gue ngorbanin hubungan gue yang udah sekian lama hanya karena masalah sepele.

tapi akhirnya gue berhasil membujuk dia, dan sekarang gue udah boleh megang bb dan punya fb. masih sulit memang karena segala sesuatunya dicurigai terus, gaboleh ada contact cowok sedangkan gue gaenak sama temen2 lama gue buat ignore mereka. di grup pun yang ada cowoknya tetep gaboleh, gue harus "leave grup". yaah mau diapain, pasrah lagi gue. udah syukur dia mau ngasih kebebasan walaupun cuma dikit. dan beberapa minggu yang lalu gue pergi sama temen2 gue dan pulang malam. dia marah dong, dia gasuka kalau gue pulang malam. okay, dia marah tapi gue gasuka caranya. sok2an cuek, ngebiarin gue pulang malam sendirian. wajarkah seorang pacar kayak gitu? it's so childish, i think. dia bilang gamau kepancing emosi makanya dia nyuekin gue. okee gue buat perjanjian lagi tuh disitu, gakan pulang malam lagi.

tapiiii... beberapa hari yang lalu gue hang out sama temen2 sma gue tanpa dia dan pulang malem lagi. yah padahal hanya berjarak beberapa km dari rumah gue, setengah jam sampelah kalau naik motor. tapi dia marah lagi, dia ngerasa gue nyakitin dia dan ngebohongin. right, itu emang kesalahan gue. dan gue ambil kesimpulan kalau gue gabisa diatur2, gue gabisa membuat janji2. karena apa yang gue lakuin semua reflek dan spontan. gue bahkan lupa punya janji. umm.. maybe gue gapernah nganggep serius semuanya. tapi selama gue belum bisa yakin sama diri kalau gue bisa nepatin janji2 itu gue akan mau buat janji lagi. gue ngerasa punya beban yang gue rasa gue gabisa lakuinnya.

gue kasih dia kebebasan, no rules again. tapi dia gamau, dia gamau karena dia tau gue orangnya sembarangan. gue bisa lebih bebas dari sebelumnya. tapi gue ngerasa gue bisa tanpa perjanjian, itu ngebuat gue lebih gampang ngejalaninnya. dan dia gamau nyoba. sekarang gue gatau apa yg harus dilakuin. dia tetep maksa gue buat nepatin janji2 gue. gue takut gabisa ngelakuin apa yang dia mau, gue takut semakin jauh malah ngebuat dia makin sakit. disitu gue ngerasa give up banget. i dont know what ive to do. ini gabisa diterusin, tp gue gatau harus ngejelasin apa lagi. dia nyerahin semuanya sama gue. DAMMNNN !! i dont like it. ini gabisa ngebuat gue jadi diri gue sendiri, i feel like i'm in prisoner. i can't do what i want. it just him, him, him and always him..

sorry if my post not important, gue hanya mau mengeluarkan semua apa yang gue rasa. dan yang bisa gue lakuin hanya menulis. thanks.